Aku akan terus berjalan di kehidupan sampai akhir hidupku
Aku kan jalani setiap langkahnya ini biarlah menjadi kesenangan
Kesepian, kebencian, tangisan biarlah mengisi hatiku
Dan aku akan terus melangkah melewati cobaan sampai akhir tetesan air mata kebahagiaan yang selalu menghiasi pipiku
Dan kekuatan seorang sahabat yang slalu menuntunku dari kegelapan ini
Keinginan untuk merasakan cinta dan kasih sayang selalu kurindukan
Tapi itu semua hanyalah sebuah impian yang tak akan bisa ku wujudkan
Biarlah kehidupan ini menjadi tulisan dalam batu nisan
Selasa, 21 Desember 2010
Senin, 20 Desember 2010
???
Jumat, 10 Desember 2010
Namaku
Nama saya aku
Ia lewati hari dengan sepenggal panggilan
Ah... lamunan membawa lintas
Siapa menyangka ia memanggil namaku
Nama yang hanya punya arti sampah
Jika memanggil, hanya bising yang terdengar
Mengucap namaku
Sama saja membuka aib baruku
Tinggalkan saja aku!
Lupakan saja namaku!
Tak usah kau kotori mulutmu
Aku
Aku
Aku
Kau panggil namaku lagi?
Hanya ada kesal jika kau panggil namaku lagi
Hanya ada letih jika kau panggil namaku kini
Puisi ketidakpastian hidup dalam sebuah nama
Reff:
Sudah lama sudah
Semua ini kulalui
Luka dan bahagia
Kuhadapi sendiri
Biarkan aku sendiri
Menikmati hari yang sepi
Sendiri...
(puisi ini didedikasi buat temen-temen satu kelasku agus, dini, ristan, habib yang benar-benar membantu aku dalam melengkapi puisi ini)
Ia lewati hari dengan sepenggal panggilan
Ah... lamunan membawa lintas
Siapa menyangka ia memanggil namaku
Nama yang hanya punya arti sampah
Jika memanggil, hanya bising yang terdengar
Mengucap namaku
Sama saja membuka aib baruku
Tinggalkan saja aku!
Lupakan saja namaku!
Tak usah kau kotori mulutmu
Aku
Aku
Aku
Kau panggil namaku lagi?
Hanya ada kesal jika kau panggil namaku lagi
Hanya ada letih jika kau panggil namaku kini
Puisi ketidakpastian hidup dalam sebuah nama
Reff:
Sudah lama sudah
Semua ini kulalui
Luka dan bahagia
Kuhadapi sendiri
Biarkan aku sendiri
Menikmati hari yang sepi
Sendiri...
(puisi ini didedikasi buat temen-temen satu kelasku agus, dini, ristan, habib yang benar-benar membantu aku dalam melengkapi puisi ini)
Langganan:
Komentar (Atom)


